|
Jum'at, 3 Februari 2012 16:01:34
Kelompok Islam Kuwait yang memimpin oposisi memenangkan kursi mayoritas dalam pemilihan sela parlemen untuk keempat di negara Teluk kaya dalam waktu kurang dari enam tahun dengan mengamankan 34 kursi dari 50 kursi parlemen, menurut hasil resmi yang dirilis Jumat ini (3/2).
Tidak ada calon perempuan yang terpilih, dengan empat anggota parlemen perempuan dari parlemen sebelumnya semuanya kehilangan kursi mereka.
Enam puluh dua persen dari Kuwait memberikan suara mereka pada hari Kamis kemarin, naik sedikit dari 58 persen dalam pemilu sebelumnya pada tahun 2009.
Namun kemenangan bagi oposisi tidak mungkin untuk mengakhiri antagonisme, para analis mengatakan.
"Kemenangan oposisi tidak akan menyelesaikan ketegangan politik dan sosial yang sedang berlangsung di Kuwait," kata Kelompok Eurasia dalam catatannya.
Oposisi bukanlah kekuatan terpadu di Kuwait, di mana kesetiaan suku dan sektarian menjadi faktor lain yang harus dipertimbangkan. Larangan terhadap partai politik membuat agama dan kekerabatan menjadi cara termudah dan paling efektif untuk memobilisasi dukungan massa.(fq/afp)
Sumber
|