|
Selasa, 21 Februari 2012 05:00:35

Sebuah masjid di Belgia yang berafiliasi dengan Direktorat Turki Agama telah menjadi target serangan rasial untuk kedua kalinya dalam satu tahun terakhir.
Juli tahun lalu, gambar babi melekat pada sebuah salib kayu yang tersisa di halaman Masjid Alaaddin di lingkungan Marchienne-au-Pont dari Charleroi dan bendera Turki di luar bangunan itu dirobek-robek.
Sekarang, kurang dari setahun kemudian, serangan serupa kembali terjadi di masjid yang sama, di mana sejumlah penghinaan rasial dan Islamofobia, termasuk kata-kata "Pergi orang asing," telah disemprotkan pada dinding bangunan masjid. Namun mereka yang terlibat dalam serangan itu belum bisa diidentifikasi.
Seorang juru bicara masjid mengatakan masyarakat Muslim setempat merasa sangat dirugikan oleh serangan dan penghinaan yang ditujukan kepada mereka serta agama mereka.
Insiden itu merupakan bagian dari tren yang berkembang berupa serangan Islamofobia, yang telah menjadi semakin umum di Belgia selama satu dekade terakhir.(fq/Cihan)
Sumber
|