|
Kamis, 23 Februari 2012 07:00:40

Setelah sebelumnya petinggi Ikhwan menyatakan bahwa mereka tidak akan mendukung kandidat presiden Islam dari calon yang telah ada, sekarang pimpinan tertinggi Ikhwan Mesir mengatakan bahwa mereka sedang mencari presiden negara Afrika Utara yang memiliki latar belakang Islam.
"Calon yang kami dukung tidak akan menjadi seorang kandidat yang termasuk dalam gerakan Islam tertentu, atau kami akan berjalan sendiri," kata Muhammad Badie, pemimpin Ikhwanl Mesir, dalam sebuah wawancara dengan surat kabar partai Kebebasan dan Keadilan, Selasa lalu.
Tapi "calon harus memiliki latar belakang Islam," tambahnya.
Badie melanjutkan dengan mengatakan bahwa kelompoknya belum memutuskan kandidat tertentu untuk dicalonkan sebagai presiden.
"Pada akhirnya, kelompok majelis syura akan memutuskan untuk mendukung salah satu kandidat khusus," kata Badie.
Partai Kebebasan dan Keadilan Ikhwan (FJP) muncul sebagai blok politik terbesar di Mesir parlemen setelah pemilihan legislatif di negara ini dan saat ini memegang hampir 50 persen kursi di parlemen yang baru terpilih.
Kelompok ini telah mengecam keras junta memerintah Mesir, menuduh bahwa mereka telah gagal untuk mengatasi keamanan negara dan krisis ekonomi.(fq/prtv)
Sumber
|